Cerita Si Rapuh
Kini hitam putih jadi abu-abu
Sang dandelion murung tersendu
Terlihat rapuh
Tak utuh
Angin pujaan hati
Belum jua ia berlayar ke mari
Dandelion sedih
Merasa perih
Dia sendirian di kota gersang
Bercahaya dan berbayang
Berharap angin cepat kembali
Menjemputnya untuk benih baru pergi
Tak perlu angin khusus katanya
Persetan, angin apa saja!
Iya si rapuh itu bernyanyi
Tentang hidup menikmati mati
Karya Anarchia58
Palembang, 25 Oktober 2017
Comments
Post a Comment